puisi
|
about me
|
comment
|
links - archieve
|
thank's to
hello stranger :D
Wednesday, August 23, 2006
SANG JIWA “Aku KUAT!” teriak jiwa itu. Dalam dunianya, sendiri, ia berusaha yakinkan dirinya bahwa ia kuat. Bahwa ia mampu bertahan. Ia berusaha yakinkan pada dunia bahwa dia tidaklah CENGENG. Tidak akanlah ia menangis karena patah hati ataupun disakiti. Namun di dalam jiwanya yang sepi itu. Ia menunggu datangnya cinta. Cinta yang tak akan mempermainkannya. Cinta yang begitu tulus. Tetapi kegetiran hatinya seakan menutup semua indra perasanya. Setiap hati yang berusaha memasuki hidupnya, ia acuhkan.
Ia berusaha menciptakan dirinya yang kuat dan tak tergoyahkan. Ia berjanji tak akan menangis walau sesakit apapun yang ia rasakan.
Tapi tahukah kalian, semakin ia berusaha untuk kuat. Semakin pula ia rapuh. Walaupun ia menolak kalian. Janganlah kau pergi. Tinggallah dan temani jiwa itu. Maka suatu saat ia akan tersenyum, dan membuka hidupnya untuk kalian.
----- GELAPKU Gelap itu indah, keindahanku adalah gelap. Ia kan menelanmu hingga tak berbentuk. Menenggelamkanmu dalam bayangnya. Hingga terbangun dari mimpi. Cintaku gelap. Dalam gelaplah aku mencintai. Hingga terang itu tiba. Dan cintaku haruslah lenyap. ----- Lihatlah lewatku Lihatlah melaluiku Sekeping jiwa Sepotong hati yang hitam
Ia meradang karna sendiri Dan berteriak kesakitan Dalam penantiannya Yang tak berhujung